Apa Itu Blogger

Apa Itu Blogger

Pengantar Tentang Blogger

Pernahkan mendengar istilah blogger? Istilah ini banyak disebut dalam aktivitas blogging. Ada 2 term yang kerap sekali terdengar dikalangan aktivis internet, yaitu blogging dan blogger. Keduanya ini adalah hal yang saling terkait.

Blogger, adalah sebuah layanan yang disediakan oleh Google untuk aktivitas menulis blog.

Dengan blogger, orang dapat menuliskan sesuatu dan mempublikasikannya di Internet.

Blogger sendiri merupakan sebuah nama atau julukan yang dibuat oleh Google untuk layanan blog mereka.

Jika anda pernah melihat logo blogger, bentuknya seperti gambar berikut ini:
logo-blogger

Logo di atas merupakan logo yang telah digunakan oleh blogger sejak awal dirilis oleh Google. Hingga kini, google masih mempertahankan logo itu sebagai simbol dari layanan blogger mereka.

Dapat dipetakan, antara blogger dan blogging adalah dua bagian yang berbeda. Lihatlah tabel di bawah ini:
Bentuk Uraian
Blogger Nama sebuah tempat untuk ngeblog. Dapat juga diartikan sebagai orang yang menggunakan layanan blogger.
Blogging Sebuah kegiatan yang disandingkan dengan orang yang melakukan aktivitas dalam ngeblog.

Dari pemetaan di atas, dapatlah dibedakan kedua term yang kerap sekali terdengar ini, yaitu blogger dan blogging.

Blogger, merupakan sebuah platform yang namanya sudah cukup dikenal dalam dunia teknologi. Sejak 2009 silam, CMS semacam blogger ini sudah mulai diluncurkan dan digunakan banyak orang.

Blogger sendiri adalah milik perusahaan Google. Blogger, merupakan layanan mereka yang dihosting oleh Google sendiri. Dihosting artinya, server yang ada itu dikendalikan oleh Google dan pengguna blogger tidak dapat melakukan apapun terhadapnya.

Belakangan, banyak sekali pengguna yang menawarkan CMS lain yang di hosting sendiri oleh pemiliknya. Seperti misalnya, wordpress, sebuah layanan blog yang dapat dihosting oleh penggunanya sendiri. Namun, kebanyakan alasan adalah bahwa menggunakan hosting sendiri membutuhkan biaya dan pengetahuan yang lebih spesifik. Itulah yang menjadi alasan blogger masih tetap eksis.

Dalam menggunakan blogger, pengguna tidak hanya menuliskan sesuatu, melainkan juga dapat mempublikasikan foto, video, dan lain sebagainya.

Perbedaan Blogger Dengan Sosial Media

Blog merupakan sebuah wadah untuk menuliskan sesuatu. Itu adalah deskripsi umum tentangnya. Sama halnya dengan sosial media, juga dapat menuliskan sesuatu, terlebih lagi memposting foto atau video. Keduanya ini, baik blog atau video memang pada dasarnya memiliki kesamaan, yaitu dapat menuliskan sesuatu dan mempublikasikannya. Namun, secara lebih terperinci, terdapat sejumlah perbedaan antara blog dan sosial media. Berikut ini akan dijelaskan berbagai perbedaan antara blog dan sosial media.

Lingkup Publikasi

Lingkup publikasi yang dimaksudkan disini adalah area dalam hasil publikasi. Dalam hal ini, blog dengan sosial media itu terlihat sangat berbeda. Postingan dari sebuah blog akan dipublikasikan di mesin pencari, sementara sosial media, hanya dipublikasikan pada area sosial media itu saja.

lingkup_publikasi

Sebagai contoh, ketika seseorang menulis dalam sebuah blog, lalu mempublikasikannya, maka postingan tersebut akan dapat terlihat dalam mesin pencari seperti google, bing, yahoo, dan lain sebagainya. Sementara pada sosial media, bila seseorang pengguna sosial media menuliskan sesuatu seperti status, lalu kemudian mempublikasikannya, maka akan hanya terlihat dalam lingkup sosial media itu saja. Tidak terlihat dalam sebuah mesin pencari seperti google, bing, yahoo, dan lain sebagainya.

Dari contoh di atas, dapatlah diambil kesimpulan bahwa menggunakan blog untuk sebuah publikasi memang dirasa pilihan yang lebih baik. Dengan memposting sebuah tulisan dalam blog, maka akan dapat menjangkau banyak orang. Bahkan, dalam jangkauan internasional juga akan bisa didapatkan. Tulisan dalam sebuah postingan blog akan terlihat dalam skala internasional (berbagai negara). Tentu ini adalah pilihan bagi pengguna yang menginginkan tulisan mereka terlihat diseluruh dunia.

Fitur Pesan

Seperti yang kita ketahui, bahwa sosial media bersifat instan dan flaksibel. Tetapi tidak halnya seperti blogger. Sosial media memberikan layanan untuk sebuah fitur pesan yang biasa disebut dengan chatting yang dikemas dalam bentuk yang lebih mudah. Fitur pesan pada sosial media begitu menarik dan mudah digunakan. Antar sesama pengguna dapat melakukan chatting dalam waktu yang singkat.

fitur_pesan

Berbeda dengan blogger, yang tidak dilengkapi dengan fitur chatting, kecuali penerapan tingkat lebih lanjut. Blogger yang tidak dilengkapi dengan fitur chatting ini, membutuhkan layanan email untuk berkirim pesan. Kedua bagian ini (antara blogger dan email) adalah sesuatu yang terpisah. Blogger dengan aplikasinya tersendiri, sementara email dengan aplikasinya tersendiri juga. Oleh sebab itu, keadaan ini akan lebih menyulitkan antar sesama pengguna blogger, dan pengunjung dalam sebuah blog. Meski pada peraktiknya tidak terkesan menyulitkan, namun hal ini lebih diungguli oleh sosial media yang menawarkan layanan chatting dengan sangat mudah.

Notifikasi Online-Offline

notifikasi_online_offline

Pada sosial media, akan ditemukan icon sebagai penanda online/offline. Ini dimaksudkan untuk memberitahu antar sesama pengguna suatu sosial media agar dapat saling berinteraksi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Berbeda dengan blogger, yang tidak dilengkapi dengan notifikasi online-offline ini. Blogger hanyalah sebuah halaman tertentu yang ada di internet/hasil pencarian. Biasanya, pengunjung menggunakan kolom komentar di blogger untuk berkomunikasi terhadap sang pemilik blog.

Pertemanan

Sosial media lebih dimudahkan dalam urusan pertemanan. Dalam waktu yang singkat dan tindakan yang mudah, antara pengguna yang satu dengan pengguna yang lainnya akan dapat saling menghubungkan pertemanan. Sosial media dilengkapi dengan fitur menambahkan teman. Ini yang membuatnya menjadi lebih mudah.

pertemanan_facebook

Berbeda dengan blogger. Blogger tidak dilengkapi dengan fitur semacam ini. Untuk pertemanan sendiri, dalam blogger terdapat seperti pengikut. Pada bagian lain juga seperti subscribe. Hal ini, tidak semata-mata membuat antara keduanya saling berhubungan. Melainkan, pengguna yang melakukan subscribe tersebut akan terhubung dengan blog yang dituju, sementara pemilik blog yang dituju tidak demikian. Kecuali melakukan subscribe sebaliknya.

Hasil Postingan

Sosial media akan lebih mudah dalam hal ini. Dalam bersosial media, setiap pengguna yang berteman (saling berhubungan) akan dapat melihat hasil update status (postingan) dari pengguna lainnya dalam waktu yang singkat. Ini dikarenaka lingkupnya yang leibh kecil (antara sesama pengguna sosial media tertentu saja). Keadaan ini akan terlihat lebih efektif untuk menjangkau informasi.

hasil_postingan

Berbeda dengan blogger. Untuk sebuah halaman postingan, tidak semata-mata terlihat dalam pencarian google dalam waktu yang singkat. Bagi kedua pemilik blog yang saling terhubung (subscribe), akan mendapatkan berupa notifikasi melalui pesan email bilamana salah satu diantara mereka memposting sesuatu.

Pada dasarnya, keduanya itu adalah bagian yang berbeda. Blogger dengan sosial media adalah sesuatu yang memiliki wadahnya tersendiri. Blogger, lebih mengedepankan tentang artikel yang berada dalam sebuah pencarian google. Sementara sosial media, hanya berputar dalam lingkungan yang satu, tidak dengan sosial media yang lainnya.

Perbedaan Blogger dengan sosial media begitu terlihat dari berbagai sisi. Dari penjelasan di atas, maka dapatlah diambil kesimpulan bahwa blogger memiliki jangkauan yang lebih luas. Ini dikarenakan menggunakan blogger dan memposting sesuatu akan berhadapan dengan berjuta-juta artikel yang ada di hasil pencarian untuk satu kueri tertentu. Hal ini dirasa jauh lebih menarik karena siapa saja dapat berkunjung dan melihat postingan blogger tanpa harus terhubung diantara mereka.

Read more »
Antara Blogger dan Wordpress, Ini Penjelasannya

Antara Blogger dan Wordpress, Ini Penjelasannya

Blogger dan Wordpress adalah dua platform yang berbeda. Adapun perbedaan diantara keduanya tidak teralu mencolok.

Namun, tetap saja, kedua platform ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Apa saja kelebihan dan kekurangannya itu?

Baiklah.. Kita akan mulai penjelasannya dari sini.

Saya akan memulainya dari berandai-andai. Maksudnya, agar anda dapat lebih mudah dalam memahami bahasa saya.

Anda seseorang yang sedang bekerja di salah satu perusahaan, atau katakanlah sebagai guru.

Tentunya, anda membutuhkan sebuah tempat tinggal dimana anda bisa mengganti pakaian, menerima tamu, menghias rumah anda sendiri, dan lain sebagainya.

Pertanyaannya adalah, mana yang anda pilih.

Apakah anda ingin ngekos layaknya anak kuliahan, atau anda membangun sebuah rumah untuk anda sendiri?

Untuk menjawab ini, tentunya dengan pertimbangan yang matang bukan?

Atau, bisa juga melalui pengalaman sendiri.

Misalnya, "Ah, ngekos itu sempit, gak puas. Mau ngapai aja dilarang sama ibu kosnya."

Atau dalam kondisi lain anda sedang memikirkan, "Untuk membuat sebuah rumah, butuh biaya yang tidak sedikit. Dari mana saya mendapatkannya? Tapi, kalau rumah sendiri lebih leluasa."

Itu semua kondisi yang munkin anda pernah merasakannya.

Lantas selanjutnya, tinggal keputusan berdasarkan pemikiran yang matang.

Apakah anda memilih membuat rumah sendiri dengan biaya yang cukup tinggi, atau anda memilih untuk ngekos dengan biaya yang murah?

Lagi-lagi tentu ada plus dan minusnya. Ya bergantung pada yang punya badan.

Perbandingan di atas itu, sama seperti halnya dalam judul ini, yaitu blogger dan wordpress.

Blogger adalah milik Google yang dapat digunakan secara gratis dan wordpress adalah milik perusahaan lain (ada yang gratis dan ada yang berbayar).

Ilustrasi Blogger dan Wordpress

Wordpress memang belakangan ini mulai meroket namanya.

Mengapa?

Karena berbagai penyedia layanan hosting, sudah mengedepankan program otomatis instal wordpress yang diyakini memang dapat memudahkan para pelanggan mereka untuk menginstal wordpress dengan satu kali klik.

Sedangkan dengan blogger, pengguna harus memahami lebih jelih baik yang dasar hingga yang tinggi tentang pengkodean yang biasa disebut dengan coding.

Lantas, apa perbedaan keduanya?

Gambar di bawah ini akan menjelaskan tentang perbedaan keduanya itu.

blogger-wordpress

Seperti yang telah dituliskan pada gambar, bahwa terdapat dua hal dalam membangun website, yaitu hosted dan self-host.

Inilah yang akan menjadi corak paling terlihat ketika berbicara persoalan tentang keduanya (blogger-wordpress).

Hosted yang biasa juga disebut dengan sebutan hosting/web hosting adalah layanan atau tempat dimana data-data mengenai sebuah halaman blog/website disimpan.

Sehingga dapat diakses dengan koneksi internet.

Data-data yang ada juga beragam, bisa juga berupa file, gambar, video, dan lain sebagainya.

Blogger sendiri merupakan layanan dari Google yang dapat digunakan secara gratis.

Yang menjadi pertanyaan besar adalah bagaimana semua photo atau video yang dipublikasikan melalui blog-blog itu?

Dimana mereka berada? Karena menggunakan layanan blogger dari google, maka tentu saja semua file yang berada dalam sebuah blog dari blogger akan tersimpan dalam hosting Google.

Apakah pemilik blog dapat mengaksesnya? Tentu tidak. Pihak merekalah yang dapat mengaksesnya.

Jadi, diambil kesimpulan bahwa blogger itu layanan hosted (hosting di Google). Lalu sekarang bayangkan, berapa banyak orang yang menggunakan blogger. Mereka semua ada dalam hosting Google.

Perbedaan Blogger dan Wordpress

Keduanya memiliki perbedaan. Oleh karena itu, kelebihan dan kekurangannya juga dimiliki masing-masing platform ini. Intinya, kedua platform ini adalah sebuah layanan yang dapat digunakan untuk menulis sesuatu.

Ada beberapa titik dimana perbedaan antara blogger dan wordpress ini benar-benar terlihat. Adapun perbedaan yang dimaksud itu akan dijelaskan pada bagian di bawah ini.

Permalink

Permalink atau yang kerap disebut sebagai url merupakan hal yang paling terlihat bila ingin mengetahui tentang perbedaan antara blogger dan wordpress. Permalink pada blogger, akan diisikan dengan url blog, tanggal dan tahun, url halaman.

Sebagai contoh, dapat melihat gambar di bawah ini:

permalink-blogger

Permalink milik blogger di atas tidak memiliki fitur editing. Maksudnya, untuk penggunaan bulan dan tahun, tidak dapat dihilangkan. Hal ini bersifat permanen. Adapun bagian yang dapat dirubah hanya pada bagian permalink halaman saja. Praktik terbaik adalah gunakan kata kunci yang ditargetkan pada bagian permalink itu dan hindari penggunaan yang terlalu panjang.

Sedangkan untuk permalink milik wordpress, dapat dirubah sesuai dengan keinginan. Bisa saja penggunanya ingin menerapkan tahun dan bulan, atau bahkan menghilangkannya dan hanya menyisakan nama permalink blog dan permalink halaman postingan saja.
Read more »